Wings of Hope

Love and attention is power! if all of us are willing to share love and attention towards people around us, then life will be happier and more meaningful.

April 22, 2010

"Perhaps they're not stars, but rather openings in heaven where d love of our lost one pour through & shine down upon us to let us know they're happy"

..........shock... cuma kata ini yang bisa keluat dari mulut saya... benar-benar speechless...

sore tadi teman saya datang "berkunjung" ke kampus saya, teman yang boleh dikatakan sangat jarang berkumpul dengan kami karena dia sudah memiliki kegiatan sendiri di luar kampus. kebetulan saya baru selesai ujian, jadi kami segera mencari tempat ngetem. salah satu teman saya mengusulkan untuk ke kantin saja, sayapun mengiyakan (kondisi saat itu saya lupa apakah saya sudah makan atau belum).

sesampainya di kantin, kami memesan makanan. baru 1 menit makanan sampai di meja kami, HP teman saya itu berdering... dari jawabannya yang panik, saya bisa langsung menebak sesuatu yang tidak beres sedang terjadi di rumahnya...dan ternyata dugaan saya benar...huff...
teman saya itu pun segera bergegas pulang ke rumahnya meninggalkan kami yang hanya bisa diam tanpa kata... cuma saya yang tahu apa yang terjadi, karena memang dia sering curhat ke saya tentang masalah yang dihadapinya. yah, saya tahu kalau nyokap-nya lagi sakit.

setelah puas diinterogasi oleh teman-teman yang lain, saya pun izin pamit, mereka juga ngikut pulang. sekitar pukul 21.00 SMS itupun datang... kabar duka cita dari teman saya... nyokap-nya sudah pergi... shock... cuma kata ini yang bisa melukiskan perasaan saya saat itu... saya bingung harus ngapain... saya bukan tipe orang yang bisa berbicara dengan benar di telepon... akhirnya saya memutuskan untuk mengirim pesan singkat saja ke dia...

"Na, sorry sy cuma bs kirim SMS... turut berduka cita yah... kita semua ada buat mu koq... kalo butuh bantuan apa-apa tinggal bilang aja..."

balasan SMS itu pun seperti yang bisa diduga,
"ya... thanks d"

singkat, padat, tapi nancep... entah bagaimana kondisi dia saat membalas pesan saya itu... saya cuma bisa bilang "yang sabar... yang tabah..." tapi saya sendiri malah larut dalam kesedihan... tau dah, saya paling ga bisa "tenang" kalau mendengar masalah kematian... apa lagi yang mengalaminya boleh dibilang salah satu teman terbaik yang pernah saya miliki... geez...

yah, sesaat kemudian datang pesan singkat dari salah satu teman saya yang mengabarkan kalau nyokap-nya bakal di bawa ke luar kota, jadi kita tidak bisa melayat... untungnya beberapa saat kemudian datang pesan singkat lagi dari salah satu teman yang mungkin mengerti apa yang saya rasakan. yah, dia mengajak saya pergi melayat. dia pun sibuk mencari rute atau apapun yang berhubungan dengan "cara pergi ke sana".

saya hanya bisa diam menunggu kabar selanjutnya... akhirnya diputuskan. kami berdua pergi ke sana dengan kereta. namun, karena perjalanan mungkin memakan waktu lama, disarankan kami menginap 1 malam di sana.

saat saya menulis blog ini, pesan singkat datang lagi yang mengabarkan kalau perjalanannya kemungkinan batal, ya saya berharap semoga besok keputusan bisa berubah lagi...

satu Quote yang mungkin bisa menghiburmu teman,
“Perhaps they are not stars, but rather openings in heaven where the love of our lost one pour through and shine down upon us to let us know they are happy”

cheerup, kami di sini akan selalu ada untukmu,
unwithering_hope a.k.a 8thHeaven

No comments:

Post a Comment